Thursday, May 31, 2018

Selamat malam

Bila kau kenang aku disini
Kenanglah kasih dengan sepenuh hatimu
Sepenuh engkau ingin memiliki tanpa harus kau bagi
Biarlah mimpimu tak tercerai berai oleh dusta yang kau ukir
Aku tetap dihatimu nantinya
Aku milikmu
Milikmu saja tanpa dia atau mereka
Kau pemilik kisah kali ini
Sang pemimpi pengintai malam

Aku

Aku adalah pemimpi kisah sejati
Berharap pada keajaiban cinta penuh kasihan
Bersenandung merdu melewati angkasa raya
Mengumandangkan gegap gempitaku
Aku adalah aku
Aku hidup
Aku nyata
Aku sejati
Aku harapan
Bersemedi diantara khayalan
Bertelut di tepi jurang kehidupan penuh amarah bergejolak
Suara nyaring menerjang telingaku dan membuatku tuli akan kisah mereka
Aku tak peduli akhirnya pada semua cerita
Aku adalah aku yang dahulu
Menjelma bersama siang yang terik menuju malam yang kelam
Yang meninggalkan jejak lewat senja yang menghampiri
Seumpama ilalang hijau di terpa panas
Menghitam dan musnah jua ujungnya
Meninggalkan sembilu yang mengintai merobek halus sang urat nadi
Aku tetap aku

Saturday, March 24, 2018

Senja temaram

Hening dikala senja
Menanti cahaya kemilau menerpa raga di sana
Penghujung waktu yang memanggil merdu lewat nada alam yang menghampiri
Waktu yang beranjak pergi meninggalkan jejak dan bayangannya bersama kelam yang mengintai disana
Sejenak waktu tak berperi
Nafas menjadi sebuah kisah yang takkan pernah berhenti
Asa di ujung jari kian menjadi
Bersama jingga yang setia di sana
Walau terkadang mega menghadang cahaya
Aku tetap terpahat kuat menghempas badai yang semakin bergelora
Untaian kata demi kata yang terucap menjadi

Bahagia

Pernahkah kau lihat hari ini
Ketika mentari cerah menyapa dunia kita
Berdendang lewat kisah mengharu biru
Sempurna tiada sesal menghampiri
Hamparan asa menjelma menjadi doa semerbak
Setiap jiwa kan bersenandung riang di kala cahya datang berkunjung bersama jingga keemasan
Malu malu dia melihat dari kejauhan
Barisan kata kata yang terujar dari setiap insan berkumandang di angkasa seiring nafas berhembus
Jiwa yang kian bernaung di kegelapan serentak mengudara
Melanglang buana menghempas mega mendung
Sempurna

Friday, March 23, 2018

Hampa

Seumpama kisah yang tak usai di ulang kembali
Bait demi baris kata berpadu menjadi sebuah cerita utuh untuk di kenang
Bersama untaian asa yang kian mengharu biru bersama mimpi
Adakah dia kan setia

Bila saja mentari tak menghindariku
Penampakannya pun seakan membunuhku kini
Lelahku tak berujung kala dia pergi menjauh
Tak meninggalkan bayangannya padaku
Bersamaku di ujung sepi

Aku semakin menjauh dari pusaran hidup
Bergelimang dalam kisah yang tak jua usai
Disaat kata kata akan berakhir disini
Ternyata aku tetap terkurung oleh ilusi
Semakin pudar dan hilang

Wednesday, February 14, 2018

Senja

Ditepian hati yang kini merapuh bersama perihnya raga tertusuk sembilu
Meninggalkan seribu luka yang kian menganga dan membusuk hancur
Seperti asa yang kian redup di tiup oleh bayu yang melintas
Semua tak lagi sama kini
Berjuta untaian kata yang terpadat rapi pun kini hancur berantakan  di hempas badai yang bergejolak
Tiada apapun yang tersisa olehnya
Hanyalah kelam dan gersangnya yang menemani semua kisahku yang enggan menepi
Aku tak bisa apa apa

Monday, February 12, 2018

Mimpi indah

Sesaat ku rasakan dingin yang melingkupi ragaku
Hentakan jantung yang berdenyut kencang merontokkan ego ku di tengah kelam yang semakin menggigil
Aku masih tersadar ketika ku lihat semuanya tak lagi sama
Aku masih menanti cahya yang akan datang mengitari jejakku
Aku diam tak beranjak kini
Ratapan kepiluan menjadi harapan tersisa yang kian menipis ditiup bayu kepalsuan
Hanyalah mimpi indah yang ternyata ilusi bersama detik demi detik yang beranjak
Ternyata semua mimpi indah belaka dan aku tertipu
Aku masih disini