terlalu lama diriku terpendam dalam lara yang tak berujung
sakit tak bisa kuhalangi,hanyalah air mata yang setia bersamaku
menemaniku bersama dalam kesepian hatiku
aku sendiri namun tak mengapa
karena aku hanyalah seorang bayang ilusi
berpendar mengitari cahaya silau namun tak terbiaskan olehnya
sedih memang namun harus kutrima adanya
No comments:
Post a Comment