Monday, April 6, 2015

langit jingga

Terpesona sang bayu akan ronamu
Indah sempurna akan warnamu
Sekejap mata ku dibutakan olehmu
Takkan sanggup beranjak meninggalkannya disini
Takkan abadi jua dikau
Perlahan gelap melingkupi semuanya dan mendukungmu dalam kekejaman gelap
Tak bisa diganti menjadi lebih mudah untuk melakukan sesuatu yang tulus
Sejenak menikmati keindahan opera hidup di hadapanku
Terurai ceritanya akan mahadaya sang pencinta alam
Bersorak menerjang tak bisa dihentikan walau sesaat saja
Menghilangkan kini pujaan ku takkan ku tahu apakah dia kan kembali esok hari
Asaku terombang-ambing di antara penghuni raga
Tak bisa bercerita ditengah warnanya kini
Aku menangisi semua kebodohan yang menjadi penyesalan
Sebuah sesal tak terlupakan perih didada
Sejenak merindukan bayangin
Akankah kita bertemu di batas senja

No comments:

Post a Comment